2012 - 2013 Blog Terbaru, Berbagi File Gratis, Free Download Anti Virus Terbaru & Update Gratis, Free Download Animasi Gratis, Free Download Mp3 Gratis, Free Download Vidio Gratis, Free Download Game Gratis, Free Download Aplikasi Gratis, Tips and Trik Gratis, Tips dan Trik Internet, Free Informasi Program data - data Laptop,CPU,Komputer,NoteBook,HP, Info - info menarik, Cara Buat Blog dll

+++++ WELCOME IN MY BLOG ADAMS KUROSAKI ::: SILAHKAN MELIHAT-LIHAT POSTINGAN SAYA ::: JANGAN LUPA TINGGALKAN KOMENTAR ANDA ::: JANGAN LUPA KLIK IKLAN SUPAYA BLOG INI TERUS MAJU ::: NOT SPAM!!!! ::: NOT SARA!!! ++++
Tampilkan postingan dengan label Info menarik kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info menarik kesehatan. Tampilkan semua postingan

12 Februari 2012

Cara Mengatasi Dengkul Kopong

Menurunnya kualitas sendi akan membatasi gerakannya. Akibatnya, tulang merubah bentuk agar dapat menahan kerusakan. Seluruh proses ini dikenal dengan sebutan Arthrosis atau pekapuran.  

Menurunnya kualitas sendi akan membatasi gerakannya. Akibatnya, tulang merubah bentuk agar dapat menahan kerusakan. Seluruh proses ini dikenal dengan sebutan Arthrosis atau pekapuran.Semua orang dapat terkena perkapuran. Umumnya dimulai pada jangka umur 45 tahun ke atas dengan penderita terbanyak di atas umur 65 tahun. Perkapuran dapat timbul sejak usia muda yaitu, pada umur sekitar 30 – 40 tahun.

Gejala yang umumnya dirasakan sebagai awal dari adanya perkapuran antara lain, sakit pada waktu berdiri atau berjalan, nyeri sewaktu naik dan turun tangga, kekakuan pada sendi, terjadi pembengkakan dan adanya perubahan bentuk pada sendi.

Deteksi awal mengenai perkapuran ini dapat dilihat dari hasil rontgen pada tulang. Apabila tulang rawan rusak, bentuk kaki berubah menjadi “O” atau “X” dan adanya penonjolan perkapuran. Namun, adal kalanya rasa nyeri yang timbul dapat merupakan indikasi adanya perkapuran.

Perkapuran dapat terjadi pada seluruh sendi yang ada. Namun, sendi-sendi yang umumnya mengalami perkapuran adalah di leher, punggung bagian bawah, lutut, dan panggul.

Penanganan terhadap perkapuran ini dapat dibagi menjadi 4 tahapan. Pada tahapan pertama, ditangani dengan pemberian obat dan terapi fisik. Tahapan kedua meliputi apa yang diberikan pada tahap pertama, ditambah dengan injeksi. Pada tahapan ketiga, dilakukan arthroscopy. Dan pada tahapan terakhir atau keempat, diadakan Knee Replacement.

Perkapuran ini tidak dapat dihentikan sama sekali, tapi dapat dihambat dengan cara memperbaiki gaya hidup dan pergerakan. Karena itu, sangatlah penting untuk menjaga berat badan sedari dini. Cara berdiet yang tepat untuk menurunkan berat badan sangat dianjurkan demi menghambat terjadinya perkapuran dini.

Dengkul Kopong
Mungkin istilah inilah yang sering di dengar masyarakat mengenai perkapuran. Dengkul Kopong sering diidentikan dengan mereka yang dengkulnya “berbunyi” ketika digerakan. Meskipun begitu, sebenarnya ada beberapa sendi yang bisa terkena gejala tersebut, tapi yang populer memang dengkul.

Akibat dengkul kopong, banyak orang yang tidak kuat jalan, cepat cape, tidak bisa jongkok, dan gampang terjatuh. Sehingga sering kali menyebabkan sakit, terbatas gerakannya, dan menimbulkan ketergantungan yang tidak jarang berakhir dengan depresi.

Penyebab utama penyakit ini adalah Osteoarthrosis (perkapuran sendi), pekapuran di banyak sendi (biasanya terjadi akibat cidera/keseleo dan banyak terjadi di dunia barat), atau cedera (keseleo, kerja berat, jatuh, olah raga berat).

Dengkul kopong bisa terjadi di banyak usia, terutama mereka yang sudah menginjak usia dewasa. Tapi, menurut Dr. Franky Hartono Sp. OT, F.C.I.S dari RS Pantai Indah Kapuk, di Amerika, penyakit ini menyerang sekitar 12% usia di atas 25 tahun, 50% di atas 60 tahun, dan 80% usia di atas 75 tahun.

Cara kerja sendi dengkul sendiri sebenarnya menyerupai engsel pintu. Bila tidak ada gangguan, gerakannya mulus dan tidak bersuara. Tapi, bila dengkul berbunyi “kretek-kretek” jika digerakkan, bisa jadi merupakan gejala dengkul kopong.

Bunyi yang ditimbulkan tersebut, kata Dr. Franky adalah akibat adanya butiran-butiran tulang muda yang ukurannya bisa sebesar biji kacang kedelai. Butiran-butiran tulang muda tersebut mengganggu kerja sendi dengkul dan menimbulkan bunyi.

Solusi
Dengkul kopong tidak bisa dihindari, tapi bisa dicegah. Caranya dengan memperbaiki diri sendiri dan gaya hidup. Misalnya, dengan mengatur posisi tubuh saat beraktifitas, mengurangi berat badan dengan mengatur pola makan, menguatkan otot dan sendi dengan olah raga. “Olah raga terbaik untuk penderita adalah renang, jogging, dan jalan,” ujar Dr. Franky dalam seminar bertema “Dengkul Kopong, Kok Bisa?” yang diselenggarakan RS Pantai Indah Kapuk.

Bila gejala dengkul kopong ini sudah menyerang, bisa ditanggulangi dengan cara diobati dengan obat-obat inflamasi yang bersifat mengurangi rasa sakit. Di antara obat-obatan tersebut adalah aspirin, NSAID, Cox2-Inhibitor, dan Glucosamin Chondroitin (suplemen alami yang dapat memengaruhi tulang rawan).

Atau dengan cara disuntik dengan Hyaluronic Acid yang bersifat psikositas. Efeknya sebagai pelicin dan mengurangi tekanan serta mengganti cairan alami tubuh. “Orang sering keliru dengan suntikan ini. Mereka banyak mengira kalau Hyaluronic Acid dapat menyembuhkan, padahal tidak begitu,” terang Dr. Franky.

Namun, buat mereka yang memang ingin menghilangkan gangguan dengkul kopong, juga bisa melakukan operasi dengan cara Arthroplasty. Operasi ini akan mengganti lapisan dengkul yang aus dan bengkok dengan sendi buatan sehingga menjadi lurus kembali.

Arthroplasty atau dikenal dengan Total Knee Replacement (TKR) pertama kali dikenalkan pada tahun 1968. Di Amerika, yang melakukan operasi TKR sudah sekitar 300.000 orang setiap tahunnya. Berbeda dengan di Indonesia, masyarakat masih banyak yang takut dengan operasi ini.

Dalam operasi ini, sendi lutut akan diganti dengan yang buatan (prothese). Sendi lutut buatan ini terbuat dari Titanium atau Titanium Hitam. Dalam operasinya, di antara sendi buatan tersebut akan ditempatkan lapisan plastik yang bisa bertahan 15 – 35 tahun.

Sebelum dilakukan operasi, biasanya pasien akan diperiksa kondisi kesehatannya terlebih dahulu. “Kita akan periksa bagaimana kondisi jantung, internis, paru-paru, dan kemungkinan timbulnya komplikasi. Biasanya hal yang sering terjadi adalah pembekuan darah di pembuluh darah akibat stroke atau serangan jantung,” kata Dr. Franky.

Pemeriksaan tersebut akan berlangsung 1 hari sebelum operasi dilakukan. Kegagalan dalam operasi ini diperkirakan sekitar 2%. Tapi, menurut Dr. Franky yang pernah bekerja di RS Belgia dari tahun 1980 – 1986 ini, dokter akan bekerja semaksimal mungkin dan tidak ada kata gagal.

Kapan TKR Dilakukan?
Total Knee Replacement dilakukan bila:
- Nyeri sendi berat yang membatasi aktivitas sehari-hari, termasuk : berjalan, menaiki tangga, duduk atau bangkit dari kursi, kesulitan melangkah lebih dari beberapa blok tanpa nyeri sehingga memerlukan bantuan tongkat atau kursi roda
- Nyeri sendi sedang atau berat saat istirahat, siang atau malam hari
- Peradangan dan pembengkakan sendi yang tidak sembuh dengan istirahat atau obat
- Perubahan bentuk
- Kekakuan sendi
- Kegagalan terapi nyeri dengan obat anti peradangan seperti aspirin dan ibuprofen. Efektivitas obat ini bervariasi pada tiap orang. Kurang efektif pada artritis berat
- Tidak mampu mentoleransi efek samping atau komplikasi obat
- Kegagalan terapi lanjutan lain misalnya, suntikan obat anti radang, pembersihan cairan sendi dengan artroskopi, fisioterapi, atau tindakan bedah lain.

Tindakan pergantian sendi lutut dilakukan dengan bantuan komputer sehingga akurasinya lebih optimal. Komputer dapat membantu menentukan nilai koreksi dari sendi lutut yang sudah mengalami gangguan.

Setelah dilakukan operasi, biasanya pasien akan dapat berjalan kembali dan nyeri sendi berkurang secara nyata. Keterbatasan aktifitas hanyalah pada penekukan sendi lutut yang ekstrim misalnya, berjongkok atau duduk menekuk.

Insomnia Menyebabkan Kematian



Sudah banyak kecelakaan dan gangguan kesehatan terjadi karena gangguan tidur. Penelitian pada tikus percobaan di laboratorium yang terus-menerus dipaksa bangun akhirnya mati dalam dua minggu. Namun, benarkah kurang tidur pada manusia juga berujung pada kematian?
Menurut catatan medis, paling lama manusia bertahan tanpa tidur adalah 11 hari. Itu dibuktikan oleh Randy Gardner, remaja 17 tahun yang pada tahun 1967 terus bangun selama 11 hari untuk sebuah kompetensi dansa. Selama tidak tidur ia tidak menderita sakit dan tetap mampu mengikuti kompetisi. Selesai kompetisi, ia lalu tidur selama 14 jam dan tenaganya kembali pulih seperti sedia kala.
Namun, contoh tersebut adalah bentuk kurangnya waktu tidur, yang sangat berbeda dengan insomnia. "Sangat tidak biasa bila seseorang bisa tidak tidur selama beberapa hari karena insomnia," kata dr Michael Thorpy dari Sleep-Wake Disorder Center, Amerika.
Memang ada kasus insomnia yang sangat jarang, yang disebabkan karena faktor genetik, yaitufatal familial insomnia (FFI). Gangguan tersebut hanya dialami 40 keluarga di seluruh dunia.
Akibat FFI, seseorang akan menderita serangan panik, halusinasi, berkurangnya bobot tubuh, demenisa, dan terkadang kematian. Gangguan tidur tersebut menyebabkan penurunan fungsi saraf di otak. Biasanya FFI terjadi pada orang usia paruh baya dan berakhir dengan kematian pada kurun waktu satu atau dua tahun.
Thorpy menjelaskan, pada kebanyakan orang, insomnia kronik tidak secara langsung menyebabkan kematian. Namun, kurang tidur bisa memicu gangguan kesehatan serius yang meningkatkan risiko kematian.
"Tidur kurang dari tujuh jam setiap hari terkait dengan menurunnya fungsi kognitif, terutama kehilangan konsentrasi, gangguan daya ingat, dan koornidasi tangan dan mata," kata Thorpy.
Penelitian juga menunjukkan, orang yang menderita insomnia lebih berisiko mengalami depresi dan kecemasan. Insomnia juga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan hipertensi, kegemukan, diabetes, kanker payudara, dan sakit kepala. Itu sebabnya, orang yang menderita insomnia wajib mendapatkan penanganan dokter.

Insomnia, Penyusutan Otak dan Kematian


Sedikit informasi ni bagi yang suka begadang, mulai sekarng cobalah tinggalkan kebiasaan anda karena insomnia sedang membayang-bayangi anda.


Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun.
Insomnia sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit atau akibat adanya permasalahan psikologis. Dalam hal ini, bantuan medis atau psikologis akan diperlukan.

Salah satu terapi psikologis yang efektif menangani insomnia adalah terapi kognitif. Dalam terapi tersebut, seorang pasien diajari untuk memperbaiki kebiasaan tidur dan menghilangkan asumsi yang kontra-produktif mengenai tidur.

Banyak penderita insomnia tergantung pada obat tidur dan zat penenang lainnya untuk bisa beristirahat. Semua obat sedatif memiliki potensi untuk menyebabkan ketergantungan psikologis berupa anggapan bahwa mereka tidak dapat tidur tanpa obat tersebut.

- Penyusutan otak efek dari insomnia

Efek dari insomnia tidak hanya membuat tubuh Anda lemas dan kurang fit karena kurang tidur tetapi juga bisa menyusutkan otak. Untuk pertama kalinya, berdasarkan pencitraan otak, diketahui ada hubungan antara insomnia kronis dengan menurunnya kepadatan materi abu-abu di daerah yang mengatur kemampuan otak untuk membuat keputusan dan beristirahat.

"Penemuan memprediksi penderita insomnia kronis kemungkinan harus berkompromi dengan kemampuan untuk mengevaluasi nilai afektif rangsangan," kata Ellemarijie Altena, kepala peneliti dari Netherlands Institute for Neuroscience."Hal ini merupakan konsekuensi dari proses kognitif khususnya pembuatan keputusan di otak," jelas Altena.

Penelitian yang dipublikasi dalam "Journal Biological Psychiatry" ini, membandingkan volume area putih dan abu-abu pada 24 orang tua, yang 13 diantaranya tidur normal. Penderita insomnia parah menunjukkan kepadatan volume area abu-abu yang berkurang.

"Kita tidak dapat mengatakan apa yang terjadi terlebih dahulu. Kepadatan area abu-abu memang lebih rendah pada penderita insomnia, tetapi (data) menunjukkan bahwa kepadatan yang rendah pada orbitofrontal abu-abu mungkin merupakan faktor risiko kecenderungan seseorang mengalami insomnia," jelas Altena.

Penelitian ini baru memfokuskan pada orang tua dan bukan pada berbagai usia. Menurut peneliti, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui secara detail apakah menyusutnya otak karena insomnia terjadi pada berbagai usia.

Insomnia sebelumnya memang diketahui mengganggu fungsi otak dan tingkah laku. Hal ini karena tidur merupakan saat penting untuk otak beristirahat dan memulihkan kondisi. Jika Anda mengalami kesulitan tidur selama berhari-hari sebaiknya periksakan diri ke dokter.

- Kematian karena insomnia

Sebuah survei dari 1,1 juta penduduk di Amerika yang dilakukan oleh American Cancer Society menemukan bahwa mereka yang dilaporkan tidur sekitar 7 jam setiap malam memiliki tingkat kematian terendah, sedangkan orang-orang yang tidur kurang dari 6 jam atau lebih dari 8 jam lebih tinggi tingkat kematiannya. Tidur selama 8,5 jam atau lebih setiap malam dapat meningkatkan angka kematian sebesar 15%.

Insomnia kronis - tidur kurang dari 3,5 jam (wanita) dan 4,5 jam (laki-laki) juga dapat menyebabkan kenaikan sebesar 15% tingkat kematian. Setelah mengontrol durasi tidur dan insomnia, penggunaan pil tidur juga berkaitan dengan peningkatan angka kematian.

Semoga info ini bermanfaat bagi kalian yang suka begadang, supaya bisa menghilangkan kebiasaan anda itu..

Cara Mencegah Osteoporosis




Menurut WHO, osteoporosis adalah penyakit yang ditandai dengan berkurangnya massa tulang dan adanya perubahan mikroarsitektur jaringan tulang. Osteoporosis bukan hanya berkurangnya kepadatan tulang tetapi juga penurunan kekuatan tulang. Pada osteoporosis kerusakan tulang lebih cepat daripada perbaikan yang dilakukan oleh tubuh. Osteoporosis sering disebut juga dengan keropos tulang. Tulang-tulang yang sering mengalami fraktur/patah yaitu : tulang ruas tulang belakang, tulang pinggul, tungkai dan pergelangan lengan bawah.
Faktor risiko yang memudahkan Osteoporosis:
  1. Asupan zat gizi yang tidak seimbang khususnya kurang kalsium dan vitamin D
  2. Proses penuaan
  3. Faktor keturunan
Pencegahan osteoporosis sejak dini dilakukan dengan berbagai cara, diantaranya adalah:
  1. Asupan zat gizi yang berkaitan dengan pembentukan tulang seperti kalsium,vitamin D
  2. Aktivitas fisik yang teratur sangat penting untuk pembentukan tulang
Kekerasan tulang setiap orang akan berangsur-angsur menurun setelah memasuki umur 40 tahun. Pada wanita, menopause mempercepat proses pengeroposan tulang ini, khususnya jika mereka memiliki tulang-tulang yang tipis atau kecil, berambut merah atau pirang atau kulitnya berbintik-bintik, keturunan orang Eropa Utara atau Asia atau tidak pernah mempunyai anak. Merokok, hidup menetap, minum kortikosteroid, dan mengkonsumsi makanan yang mengandung sedikit kalsium juga meningkatkan resiko pengeroposan ini. Makin awal mengalami menopause, semakin tinggi resiko anda.
Gaya Hidup Sehat untuk mencegah osteoporosis adalah:
  • Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang yang memenuhi kebutuhan nutrisi dengan unsur kaya serat,rendah lemak,dan kaya kalsium (1000 -1500 mg per hari). Pastikan diet anda mengandung 1000 miligram kalsium per hari ( jika anda pra menopause ) atau 1500 miligram per hari (jika anda post-menopause). Hindari suplemen yang berasal dari dolomite atau tepung tulang, bagaimanapun juga dalam mengkonsumsi kalsium jangan melebihi 1500 miligram kalsium per hari
  • Kurangi sodium, garam, daging merah, dan makanan yang diasinkan
  • Mulailah program reguler, latihan mempertahankan berat badan seperti jalan-jalan, jogging, bersepeda atau aerobik yang tak berpengaruh atau pegaruhnya rendah
  • Hindari minum kopi secara berlebihan karena dapat mengeluarkan kalsium secara berlebihan, kurangi juga softdrink/minuman ringan karena dapat menghambat penyerapan kalsium
  • Hindari minuman beralkohol dan rokok karena dapat menyerap cadangan kalsium dalam tubuh.
  • Paparan matahari (di pagi hari dan sore menjelang magrib ) membantu pembentukan vitamin D
Tanyakan pada dokter tentang terapi penggantian estrogen yang dapat mencegah osteoporosis dan efek-efek samping dari menopause yang lain.

11 Februari 2012

Akibat Toilet Duduk Di Pake Jongkok


Banyak orang ketika harus mempergunakan LAVATORY UMUM, terpaksa naik dan jongkok di atas WC DUDUK, untuk menghindari kontak langsung dengan bagian yang kotor.
Namun tindakan ini akan membuat orang tersebut berada pada posisi yang sangat berbahaya.
Berjongkok pada saat menggunakan WC DUDUK sangat DILARANG, karena bahannya terbuat dari keramik / porselein, tidak mampu untuk menyangga berat seluruh badan pada satu titik.
Berikut adalah peristiwa yang benar-benar terjadi, dimana WC DUDUK terbelah, ketika seorang gadis duduk jongkok saat mempergunakannya.
kecelakaan di toilet
kecelakaan di toilet
kecelakaan di toilet
Kirimkan informasi ini kepada rekan-rekan yang lain (atau anda bisa share di facebook dengan mengklik icon Share on Facebook di bawah ini) dan anjurkan untuk memasang poster BAHAYA di Toilet, yang dapat mencegah terjadinya kecelakaan pada diri anda, kerabat atau seorang dari teman anda.

04 Februari 2012

Cara Supaya Tidak Kentut Terus

Maaf sebelumnya artikel ini copypaste dari artikel teman2, tp untuk mempermudah dalam pencarian mbh google saya kaitkan dan saya rangkum menjadi artikel menarik berikut cuplikanya : 

ADA APA DENGAN KENTUT

Kentut Pembatal Wudhu
      Angin yang keluar dari dubur (kentut) membatalkan wudhu, sehingga bila seseorang shalat lalu kentut, maka ia harus membatalkan shalatnya dan berwudhu kembali lalu mengulangi shalatnya dari awal.
          Abdullah bin Zaid bin ‘Ashim Al-Mazini radhiallahu 'anhu berkata: “Diadukan kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tentang seseorang yang menyangka dirinya kentut ketika ia sedang mengerjakan shalat. Maka beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
لاَ يَنْصَرِفْ حَتَّى يَسْمَعَ صَوْتًا أَوْ يَجِدَ رِيْحًا
“Jangan ia berpaling (membatalkan shalatnya) sampai ia mendengar bunyi kentut (angin) tersebut atau mencium baunya.” (HR. Al-Bukhari no. 137 dan Muslim no. 361)
Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
لاَ يَقْبَلُ اللهُ صَلاَةَ أَحَدِكُمْ، إِذَا أَحْدَثَ، حَتَّى يَتَوَضَّأَ

“Allah tidak menerima shalat salah seorang dari kalian jika ia berhadats sampai ia berwudhu.” (HR. Bukhari no. 135)
        Mendengar penyampaian Abu Hurairah radhiallahu 'anhu ini, berkatalah seorang lelaki dari Hadhramaut: “Seperti apa hadats itu wahai Abu Hurairah?” Abu Hurairah menjawab: “Angin yang keluar dari dubur (kentut) yang bunyi maupun yang tidak bunyi.”
      Sementara perkataan Abu Hurairah ini dijelaskan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah, beliau berkata: “Abu Hurairah menjelaskan tentang hadats dengan perkara yang paling khusus (yaitu angin dari dubur) sebagai peringatan bahwa angin dari dubur ini adalah hadats yang paling ringan sementara di sana ada hadats yang lebih berat darinya. Dan juga karena angin ini terkadang banyak keluar di saat seseorang melaksanakan shalat, tidak seperti hadats yang lain.” (Fathul Bari, 1/296)
Hadits ini dijadikan dalil bahwa shalat seseorang batal dengan keluarnya hadats, sama saja baik keluarnya dengan keinginan ataupun terpaksa. (Fathul Bari, 1/269)
            Aisyah radhiallahu 'anha berkata: Salma, maula Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam atau istrinya Abu Rafi‘ maula Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, datang menemui Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Ia mengadukan Abu Rafi’ yang telah memukulnya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pun bertanya kepada Abu Rafi’: “Ada apa engkau dengan Salma, wahai Abu Rafi‘?” Abu Rafi‘ menjawab: “Ia menyakitiku, wahai Rasulullah.” Rasulullah bertanya lagi: “Dengan apa engkau menyakitinya wahai Salma?” Kata Salma: “Ya Rasulullah, aku tidak menyakitinya dengan sesuatupun, akan tetapi ia berhadats dalam keadaan ia sedang shalat, maka kukatakan padanya: ‘Wahai Abu Rafi‘, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan kaum muslimin, apabila salah seorang dari mereka kentut, ia harus berwudhu.’ Abu Rafi‘ pun bangkit lalu memukulku.” Mendengar hal itu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam tertawa seraya berkata: “Wahai Abu Rafi‘, sungguh Salma tidak menyuruhmu kecuali kepada kebaikan.” (HR. Ahmad 6/272, dihasankan Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah dalam Al-Jami’ush Shahih, 1/521)
      Adapun orang yang terus menerus keluar hadats darinya seperti penderita penyakit beser (kencing terus menerus) (Al-Fatawa Al-Kubra, Ibnu Taimiyah t, 1/282) atau orang yang kentut terus menerus atau buang air besar terus menerus maka ia diberi udzur di mana thaharahnya tidaklah dianggap batal dengan keluarnya hadats tersebut. (Asy-Syarhul Mumti’, 1/221)


Menyingkap Kebesaran Allah Melalui Kentut
           
Buang angin, kentut, atau yang dalam istilah ilmiahnya disebut flatulence, flatulency, flatus, adalah ciptaan Allah, yang sudah pasti bukanlah peristiwa biasa. Anda dapat membuktikannya dengan mencari tulisan ilmiah seputar kentut di mesin pencari pustaka ilmiah di internet, misalnya di scholar.google.com dengan mengetikkan kata kunci flatulence intestine. Yang akan Anda dapatkan adalah tidak kurang dari 4800 rujukan ilmiah yang membahas atau mengandung rujukan tentang kentut dari tahun 2000 hingga sekarang!
         Tidak sampai di situ saja. Rujukan ilmiah tersebut diterbitkan oleh beragam jurnal ilmiah dari berbagai disiplin, dari ilmu gizi, kedokteran, hingga kesehatan dan pengobatan. Sudah pasti ini bermakna pula peneliti dan para ilmuwan yang berkecimpung di bidang penelitian kentut juga berasal dari beragam disiplin ilmu.



Fisika di balik kentut

        Keluarnya angin dari anus itu sendiri juga merupakan peristiwa yang memperlihatkan kebesaran Sang Pencipta. Di dalam saluran pencernaan makanan, terutama di dalam usus, terdapat berbagai zat berwujud padat, cair, gas, serta dengan tingkat kepadatan dan keenceran beragam. Hebatnya, angin kentut yang berbentuk gas bisa mengalir ke arah bawah, dan menerobos cairan dan padatan di dalam usus, untuk kemudian keluar meninggalkan dubur.

         Ini bukan peristiwa yang tidak aneh. Mengapa? Anda bisa mencoba mencampur zat padat, zat cair dan gas di dalam tabung atau gelas yang memiliki katup pengeluaran di bagian dasarnya. Lalu Anda berikan tekanan pada campuran tersebut, bisakah Anda memastikan bahwa gas tersebut bergerak ke arah bawah dan bahwa yang keluar dari katup pengeluaran tersebut hanya gas saja?

        Biasanya gas atau gelembung udara bergerak menuju ke atas karena lebih ringan, dan sulit mengeluarkan gas tanpa mencegah keluarnya cairan atau padatannya melalui katup tersebut. Tapi peristiwa kentut terjadi melalui cara di luar kebiasaan itu berkat sempurnanya ciptaan Allah pada otot cincin yang membuka dan menutup lubang anus itu.

       Otot lingkar pada dubur ini mampu merasakan keberadaan gas kentut dan mengatur pengeluarannya sedemikian rupa sehingga hanya gas saja, dan bukan padatan dan cairan, yang keluar dari anus. Bayangkan seandainya otot ini tidak mampu memilah dan mencegah keluarnya cairan dan padatan dari usus besar kita di saat kita buang angin di tempat terbuka.

        Sangat diragukan jika ada alat buatan manusia yang mampu melakukan kerja seperti lubang anus yang luar biasa itu. Otot-otot dan jaringan terkait di seputar anus adalah organ ciptaan Allah yang Mahahebat, yang mampu melakukan kerja pelepasan gas kentut sekitar 10 kali per hari dengan sempurna, selama puluhan tahun usia manusia.


Kimia gas kentut

        Di dalam usus besar, sekitar 70% gas berasal dari udara yang tertelan melalui mulut kita. Ketika makan, orang pada saat yang sama menelan ke dalam perutnya sekitar 2-3 cc udara. Misalnya, jika kita makan apel, udara tambahan yang ikut tertelan ke dalam tubuh kita adalah sekitar 20 cc. Begitu pula dengan minum. Kurang lebih 17 cc udara memasuki saluran pencernaan makanan saat seseorang meminum 10 cc air.

        Gas selebihnya yang terdapat pada usus adalah gas asli buatan “dalam negeri”, alias muncul dari dalam usus itu sendiri dan bukan dari luar tubuh. Gas ini dihasilkan melalui aktifitas penguraian oleh mikroba di dalam saluran pencernaan kita.

        Bagaimana gas-gas itu terbentuk? Tidak semua makanan yang kita telan dicerna sempurna dan diserap keseluruhannya di dalam usus halus. Sebagian makanan berserat atau zat tepung yang tak tercerna sempurna ini, misalnya kacang-kacangan, kemudian dirombak atau diuraikan oleh mikroba yang menghuni saluran pencernaan kita. Penguraian ini di antaranya menghasilkan zat-zat berwujud gas seperti metana dan hidrogen sulfida, serta gas-gas yang mengandung unsur belerang lainnya.

        Gas kentut adalah campuran beragam gas. Kentut sebagian besarnya terdiri atas gas oksigen, nitrogen, karbon dioksida dan metana yang kesemuanya ini bukan penyebab bau tidak sedap. Yang memunculkan aroma tidak sedap pada kentut adalah gas-gas yang mengandung belerang. Di antaranya adalah hidrogen sulfida (bau telur busuk), methanethiol (bau sayur membusuk). Namun ada pula dimetil sulfida yang memiliki bau manis.
Solusi tentang keluarnya angin yang terus-menerus sehingga tidak bisa shalat?
Jika keluar angin (kentut) dari tubuh seseorang dengan cara yang terus-menerus dan tidak bisa ditahan, maka hukumnya sama seperti tsalisul baul (penyakit tidak bisa menahan kencing). Hendaklah ia berwudhu tatkala ingin shalat kemudian ia shalat dalam keadaan tersebut, dan shalatnya sah walaupun keluar angin di tengah-tengah shalat, berdasarkan firman Allah,
لاَ يُكَلِّفُ اللّهُ نَفْساً إِلاَّ وُسْعَهَا
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah: 286)
Adapun jika keluarnya angin tersebut tidak terus-menerus maka hendaknya ia mengulangi wudhunya dan mengulangi shalat tersebut, berdasarkan sabda Nabishallallahu ‘alaihi wa sallam, “Allah tidak menerima shalat salah seorang di antara kalian jika ia berhadats, sampai ia berwudhu.” (Al-Muntaqa min Fatawa Fadhilatusy Syekh Shalih Fauzan: 3/1)
Sumber: Majalah Mawaddah, Edisi 11, Tahun ke-1, Jumadil Ula–Jumadil Tsaniyah 1429 H (Juni 2008)
Tips Supaya tidak kentut terus menerus
1. Kurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung gas seperti: buncis, kol, atau brokoli.
2. Hindari minuman bersoda (air soda, softdrink bersoda, dan jus bersoda)


07 Desember 2011

6 Bahaya Akibat Menahan Bersin













Jika keinginan bersin terjadi saat sedang terlibat perbincangan serius, pertemuan penting atau berada di ruang yang sepi, orang lebih suka untuk menahannya. Sebaiknya jangan menahan bersin karena bisa berbahaya.

Beberapa orang mencoba menahan bersin dengan cara menekan hidung mereka sehingga keinginan untuk bersin menjadi hilang. Ternyata menahan bersin justru bisa menjadi masalah yang serius jika sering dilakukan.

Kecepatan bersin yang dimiliki manusia adalah 161 km/jam, sehingga jika seseorang menahan untuk bersin maka tubuh harus menahan kecepatan tersebut secara tiba-tiba. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi fungsi tubuh dan menyebabkan kuman yang seharusnya dikeluarkan malah masuk kembali.

"Bersin merupakan kegiatan yang positif karena memiliki fungsi membersihkan faring (rongga antara hidung, mulut dan tenggorakan) dan ini adalah hal yang baik, sedangkan menahan bersih justru berbahaya karena bisa menimbulkan beberapa risiko,' ujar Dr Michael Roizen, kepala Wellness Officer Clevelend Clinics, seperti dikutip dari Doctoroz.com, Senin (8/3/2010).

Roizen mengungkapkan ada beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan jika seseorang menahan bersin yaitu:

Menyebabkan patah tulang di tulang rawan hidung
Mimisan
Pecah gendang telinga
Gangguan pendengaran
Vertigo

Retina yang terlepas atau mengalami emfisema. Hal ini karena tubuh berusaha menahan kecepatan dari bersin yang tinggi. Cedera yang timbul umumnya mempengaruhi struktur bagian dalam kepala.
Emfisema adalah suatu kondisi yang bisa menyerang anak-anak ataupun orang dewasa, kondisi ini sangat berbahaya dan berpotensi mematikan karena dapat membatasi pasokan udara. Tanda-tanda yang muncul biasanya wajah atau leher yang membengkak dan timbul rasa ketidaknyamanan.

"Untuk membantu seseorang agar mudah bersin bisa dengan cara melihat cahaya terang, hal ini dapat merangsang saraf optik yang melintasi jalur pusat bersin. Selain itu iritasi yang terjadi di saraf dekat pusat bersin juga bisa memicu seseorang untuk bersin," tambahnya.

Saat seseorang bersin biasanya diikuti oleh keluarnya bakteri atau kuman dari dalam tubuh. Hal ini berguna untuk menjaga hidung agar tetap bersih, karenanya seringkali bersin terjadi secara berulang-ulang.

Jadi jangan pernah menahan bersin untuk menghindari beberapa risiko tersebut. Tapi jangan lupa untuk menutup mulut dan hidung dengan tangan, tisu, sapu tangan atau lekukan lengan saat bersin, agar bakteri dan kuman yang keluar tidak membahayakan orang lain.

Cara mengatasi Insomnia sulit tidur

Kompres Air Dingin Atasi Insomnia
Cara mengatasi Insomnia
Cara mengatasi sulit tidur


Sesuatu yang dingin akan menurunkan suhu kepala, sehingga memperlambat aktivitas otak dan mendorongnya untuk tidur.
KOMPAS.com - Apa yang Anda lakukan ketika mengalami insomnia? Mungkin Anda akan berusaha membuat diri mengantuk dengan menonton acara yang norak di televisi, membaca buku yang membosankan, hingga minum obat tidur. Tetapi ada cara lain untuk mengatasi sulit tidur ini, kompres kepala Anda dengan air dingin.
Para dokter dari University of Pittsburgh School of Medicine melakukan suatu eksperimen untuk mengatasi pasien yang menderita insomnia. Sebanyak 12 pengidap insomnia primer (yang mengalami kesulitan tidur akibat stres) dan 12 pasien dengan kesehatan yang terkontrol, diberi tudung plastik yang berisi air dingin di kulit kepala dan dahi. Sebab, pengidap insomnia diketahui memiliki aktivitas otak yang lebih tinggi daripada mereka yang tak punya gangguan tidur. Nah, tudung ini rupanya menurunkan suhu prefrontal cortex, bagian otak yang mendorong untuk tidur lelap. Akibatnya, aktivitas otak melambat, dan mendorongnya untuk beristirahat.

Setelah mengenakan tudung khusus tersebut, para pengidap insomnia ini tertidur dengan cepat. Mereka hanya butuh 13 menit untuk tertidur, yang artinya bahkan lebih cepat daripada pasien yang sehat (yang membutuhkan rata-rata 16 menit untuk terlelap). Kedua kelompok responden ini juga menghabiskan 89 persen dari waktu mereka di tempat tidur untuk tertidur lelap.
"Penemuan paling berarti dari studi ini adalah bahwa kita bisa mendapatkan dampak yang menguntungkan bagi penderita insomnia melalui mekanisme yang aman, dan mudah disediakan di rumah," papar Dr Eric Nofzinger, salah satu tim peneliti.

Meskipun demikian, ide memakai headcap berisi air dingin ini mungkin tidak semudah kedengarannya. Misalnya, seberapa dingin suhunya? Selain itu, kebanyakan dari kita tentu merasa tidak nyaman saat menempelkan sesuatu yang dingin pada kepala, apalagi di tempat tidur.
Dalam penelitian dua tahun sebelumnya, para spesialis masalah tidur di Inggris pernah menyarankan cara yang lebih simpel untuk mendinginkan tubuh. Menurut profesor Jim Horne dari Loughborough University, Anda bisa meletakkan kipas angin di samping tempat tidur untuk menghembuskan udara dingin ke arah muka. Begitu darah yang dingin dari pipi mengalir ke jantung, darah akan mengalir sepanjang arteri sambil membawa darah yang lebih hangat ke arah lain dari otak.
"Darah yang lebih dingin memasuki otak, dan menyebabkan tidur yang lebih nyenyak. Anda hanya butuh sedikit hembusan angin ke arah wajah," paparnya.

7 Mitos Kesehatan yang Banyak Dipercaya Tapi Salah


Banyak sekali mitos tentang kesehatan yang beredar di masyakat dan dipercaya turun temurun tanpa diketahui pasti kebenarannya. Setidaknya ada 7 mitos tentang kesehatan yang banyak dipercaya.



Mitos, Makan cokelat bisa menyebabkan jerawat ..!


Berikut beberapa mitos tentang kesehatan yang banyak dipercaya di masyarakat, seperti dilansir howstuffworks, yaitu:

1. Mitos, cokelat dan makanan yang digoreng bisa menyebabkan jerawat
Jerawat terjadi ketika kelenjar minyak di bawah kulit memproduksi minyak yang disebut sebum terlalu banyak. Ketika sebum dan sel-sel kulit mati memblokir pori-pori, kulit menjadi teriritasi, bengkak dan berubah merah, yang merupakan tanda-tanda jerawat.

Tidak diketahui mengapa kelenjar sebaceous menghasilkan sebum berlebihan, namun hormon adalah tersangka utama, yang menjelaskan mengapa remaja lebih mudah berjerawat. Stres dan keturunan juga dapat menjadi faktor, tapi tidak ada kaitan antara jerawat dengan cokelat atau pun makanan yang digoreng.

2. Mitos, kopi membuat orang terjaga
Kafein pada kopi bertindak sebagai stimulan dan melawan efek penenang. Hal ini dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Untuk beberapa orang, efek ini dianggap dapat membuatnya tetap terjaga dan menghilangkan kantuk. Namun penelitian di Inggris mengungkapkan efek tersebut sebenarnya hanya sugesti.

Para peneliti menyebutnya efek balikan (withdrawal effect), yang didapat karena minum kopi di malam hari. Ketika tubuh menjadi tidak bugar saat bangun pagi, sebenarnya kopi hanya mengembalikannya ke kondisi normal, bukan lebih segar seperti yang dirasakan.

3. Mitos, udara dingin bisa menyebabkan pilek
Pilek dan flu disebabkan oleh virus (lebih dari 200 jenis yang berbeda), bukan udara dingin. Udara dingin tidak akan merusak kekebalan tubuh seseorang kecuali ia mengalami hipotermia. Hal yang membuat seseorang terkena flu saat musim dingin adalah pada kondisi ini orang lebih sering berada di dalam rumah sehingga virus cenderung terkurung di ruang tertutup dan mudah menular.

4. Mitos, terlalu banyak gula membuat anak hiperaktif

Banyak orangtua membatasi asupan makanan yang mengandung gula karena khawatir anaknya menjadi hiperaktif. Tak apa-apa membatasi makanan yang banyak mengandung gula, tapi itu adalah penalaran yang salah.

Kakanan berkalori tinggi menawarkan sedikit gizi dan dapat menyebabkan kegemukan dan masalah lainnya, tetapi tidak ada bukti ilmiah yang mengatakan gula menyebabkan hiperaktif. Gula dapat memberikan meningkatkan energi jangka pendek, tapi itu tidak sama dengan hiperaktivitas.

5. Mitos, menelan permen karet dapat menyebabkan gangguan pencernaan selama 7 tahun

Mungkin beberapa orang pernah mendengar kabar burung bahwa permen karet yang tertelan akan tetap tinggal di dalam perut selama 7 tahun. Tapi kabar tersebut tidaklah benar. Meskipun permen karet tidak dapat dicerna oleh perut seperti makanan lain, tapi sistem pencernaan bisa memindahkannya melalui aktivitas usus dan akan terbuang melalui feses saat anak buang air besar.

6. Mitos, tunggu 30 menit setelah makan sebelum berenang

Orangtua biasanya menyuruh anak-anak menunggu 30 menit setelah makan sebelum terjun ke kolam renang. Yang dikhawatirkan adalah anak mengalami kram dan tenggelam.

Tapi ahli menyebutkan bahwa kemungkinan makan sebelum berenang memang bisa menyebabkan sedikit kram, tetapi untuk sebagian besar orang, hal ini tidak berbahaya. Tubuh mengalihkan aliran darah dari otot ke sistem pencernaan untuk memacu pencernaan, tapi tidak dalam jumlah yang bisa mengurangi fungsi otot.

7. Mitos, tubuh bisa mengalami flu ketika divaksin

Vaksinasi sering disalahpahami karena diciptakan dari virus itu sendiri. Yang perlu dipahami, ketika Anda mendapatkan vaksinasi flu, Anda tidak disuntik dengan virus secara keseluruhan, tetapi dengan virus yang sudah dilemahkan atau mati. Itu berarti, bagian virus yang yang menginfeksi tubuh akan dimatikan, tetapi bagian virus yang merangsang tubuh untuk membuat antibodi masih aktif.